Kamis, 24 Maret 2016

Konsep E-Commerce

Halo semua…..
Saya mau ngasih bocoran nih soal website dagang yang akan segera dibuat bersama tim saya :
-          Adi Hidayatullah
-          Aulia Ikhsan Wahyudi
-          Dhesta Mei
-          Hirzi Karami
-          Maulida Azhari
-          Mohammad Fahd
-          Muhammad Nasrullah
-          Rio Octaviano
-          Rofiq Umar
-          Fadhil Faisol

Kali ini kami akan membuat website dagang dengan menggunakan CMS, yaitu Opencart. Kenapa kami memilih menggunakan opencart daripada wordpress? Perbedaan Opencart dan Wordpress
Opencart di ciptakan khusus untuk ecommerce "Toko Online" sedangkan Wordpress merupakan CMS umum yg bisa di aplikasikan di berbagai jenis blog termasuk toko online, dan memang biasanya "paling sering" wordpress di gunakan utk keperluan blog umum.Jika di lihat dr sisi keunggulannya saya kira tergantung kita menilainya, krn pd intinya semua CMS mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Jika anda ingin membangun sebuah toko online, namun ingin menyajikan bnyak artikel tentu lbih memilih wordpress. Namun sebaliknya jika ingin fokus di Online Store dengan penyajian produk yang tertata rapi dengan sistem penjualan (proses order) yang lengkap saya kira lebih memilih Opencart, krn dr OC kita bisa mengatur produk, tarif ongkos kirim per berat ataupun daerah, memberi diskon/pot harga per produk, dan beberapa fitur lain yg belum tentu ada di CMS lain.
Opencart sendiri merupakan CMS khusus untuk membangun toko online yang bisa di download secara gratis melalui situs resminya Opencart. Meskipun saat ini CMS Ecommerce menjamur dimana-mana namun Opencart semakin hari semakin matang-baik dari segi tampilan, alur, support pihak ketiga ataupun dari segi pemakai.
Salah satu faktor utama yg menarik dari Opencart ini adalah tampilan Visualnya yang cukup keren, dengan template bawaan dr Opencart saja website toko online anda sudah kelihatan professional apalagi menggunakan theme premium yg jga di sediakan di extension opencart pasti akan menambah kesan kredibel. Faktor lainnya lagi ialah dari alur proses order barang, semua sudah tersistem dengan rapi bahkan untuk sekedar toko online Indonesia juga sudah support dengan bahasa Indonesia "menggunakan ektensi BI". Beberapa toko online sudah menggunakan Opencart, Sebut saja Batik Jateng, dan situs ecommerce besar lainnya sudah menggunakan CMS yg satu ini.
Gimana sih struktur menu yang akan dibuat?

Itu adalah struktur menu dasar yang akan kami buat, struktur menu itu dapat berubah mengikuti perkembangan dan kebutuhan kami. Untuk barang yang akan dijual, sejenis ini sob….
Kenapa sih kita pengen jual itu? Kita terlalu sibuk bergelut di dunia pekerjaan atau perkuliahan, kita terlalu sibuk menata hidup kita untuk masa depan. Hal itu memang bagus dan memang seharusnya seperti itu, tapi kita melupakan masa masa indah saat kita kecil dahulu. Saat – saat dimana kita bisa meluangkan waktu kita untuk bermain dan melakukan hobby kita. Atau untuk para ayah yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya, sampai lupa bermain dengan anaknya sendiri. Karena itu kami berpendapat untuk membuat toko ini, dimana anda dapat membeli mainan (yang canggih tentunya) untuk dapat bermain besama dengan anak anda.

-          Resist Store   - 















Selasa, 22 Maret 2016

Surat Perintah Sebelas Maret

Surat Perintah Sebelas Maret atau Surat Perintah 11 Maret yang disingkat menjadi Supersemar adalah surat perintah yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Soekarno pada tanggal 11 Maret 1966.

Surat ini berisi perintah yang menginstruksikan Soeharto, selaku Panglima Komando Operasi Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk mengatasi situasi keamanan yang buruk pada saat itu.

Surat Perintah Sebelas Maret ini adalah versi yang dikeluarkan dari Markas Besar Angkatan Darat (AD) yang juga tercatat dalam buku-buku sejarah. Sebagian kalangan sejarawan Indonesia mengatakan bahwa terdapat berbagai versi Supersemar sehingga masih ditelusuri naskah supersemar yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno di Istana Bogor.

Ada dua versi super semar yaitu:

Versi Lain





Versi AD

*Menurut penuturan salah satu dari ketiga perwira tinggi AD yang akhirnya menerima surat itu, ketika mereka membaca kembali surat itu dalam perjalanan kembali ke Jakarta, salah seorang perwira tinggi yang kemudian membacanya berkomentar "Lho ini khan perpindahan kekuasaan". Tidak jelas kemudian naskah asli Supersemar karena beberapa tahun kemudian naskah asli surat ini dinyatakan hilang dan tidak jelas hilangnya surat ini oleh siapa dan di mana karena pelaku sejarah peristiwa "lahirnya Supersemar" ini sudah meninggal dunia. Belakangan, keluarga M. Jusuf mengatakan bahwa naskah Supersemar itu ada pada dokumen pribadi M. Jusuf yang disimpan dalam sebuah bank.

*Menurut kesaksian salah satu pengawal kepresidenan di Istana Bogor, Letnan Satu (lettu) Sukardjo Wilardjito, ketika pengakuannya ditulis di berbagai media massa setelah Reformasi 1998 yang juga menandakan berakhirnya Orde Baru dan pemerintahan Presiden Soeharto. Dia menyatakan bahwa perwira tinggi yang hadir ke Istana Bogor pada malam hari tanggal 11 Maret 1966 pukul 01.00 dinihari waktu setempat bukan tiga perwira melainkan empat orang perwira yakni ikutnya Brigadir jendral (Brigjen) M. Panggabean. Bahkan pada saat peristiwa Supersemar Brigjen M. Jusuf membawa map berlogo Markas Besar AD berwarna merah jambu serta Brigjen M. Pangabean dan Brigjen Basuki Rahmat menodongkan pistol kearah Presiden Soekarno dan memaksa agar Presiden Soekarno menandatangani surat itu yang menurutnya itulah Surat Perintah Sebelas Maret yang tidak jelas apa isinya. Lettu Sukardjo yang saat itu bertugas mengawal presiden, juga membalas menodongkan pistol ke arah para jenderal namun Presiden Soekarno memerintahkan Soekardjo untuk menurunkan pistolnya dan menyarungkannya. Menurutnya, Presiden kemudian menandatangani surat itu, dan setelah menandatangani, Presiden Soekarno berpesan kalau situasi sudah pulih, mandat itu harus segera dikembalikan. Pertemuan bubar dan ketika keempat perwira tinggi itu kembali ke Jakarta. Presiden Soekarno mengatakan kepada Soekardjo bahwa ia harus keluar dari istana. “Saya harus keluar dari istana, dan kamu harus hati-hati,” ujarnya menirukan pesan Presiden Soekarno. Tidak lama kemudian (sekitar berselang 30 menit) Istana Bogor sudah diduduki pasukan dari RPKAD dan Kostrad, Lettu Sukardjo dan rekan-rekan pengawalnya dilucuti kemudian ditangkap dan ditahan di sebuah Rumah Tahanan Militer dan diberhentikan dari dinas militer. Beberapa kalangan meragukan kesaksian Soekardjo Wilardjito itu, bahkan salah satu pelaku sejarah supersemar itu, Jendral (Purn) M. Jusuf, serta Jendral (purn) M Panggabean membantah peristiwa itu.

Demikian cerita dari supersemar ini, kita semua tidak ada yang tahu pasti kebenarannya, karena sejarah ini termasuk cerita yang belum dipastikan yang mana yang paling benar. karena banyak sekali pendapat orang yang berbeda-beda

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Surat_Perintah_Sebelas_Maret